PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru telah menganggarkan Rp20
miliar di APBD tahun 2022.
Anggaran sebesar itu akan digunakan untuk menangani sejumlah
titik rawan banjir di Pekanbaru. Anggaran penanganan ini naik jika dibandingkan
dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya Rp13 Miliar.
“Jika diakumulasikan dengan operasional atau OP yang ada di Binamarga
dan SDA, memang benar mencapai Rp20 miliar,” kata Kepala Dinas PUPR Pekanbaru,
Indra Pomi Nasution, Kamis (20/1/2022).
Disebutkan Indra Pomi, anggaran tersebut diperuntukkan untuk
menangani permasalah drainase yang sudah dipetakan dalam rencana induk
(masterplan) tahun lalu. Jadi dalam masterplan, ada cara-cara penanganan titik
banjir.
“Jadi anggaran itu termasuk pembangunan bendungan kecil dan
drainase yang panjang,” imbuhnya.
Masih dikatakan Indra, dirinya berharap anggaran yang telah
diposkan di APBD bisa mengurangi titik-titik rawan banjir di Kota Pekanbaru
yang memang menjadi tanggungjawab Pemko Pekanbaru.
“Mudah-mudahan dengan anggaran yang telah kita siapkan, bisa
mengurangi bahkan menuntaskan persoalan banjir di Kota Pekanbaru,” pungkasnya.

0 Komentar